Selain itu, transparansi tim harus diperhatikan. Apakah tim pengembang transparan dalam memaparkan rencana project dan pengeluaran dana? Di mana biasanya mereka berinteraksi dengan komunitas?
Tokenomics
Tokenomics adalah aspek ekonomi dari sebuah token yang mencakup suplai token, distribusi, dan insentif bagi pemilik token. Menganalisis tokenomics membantu investor mengenali project crypto dengan fondasi kuat yang mampu bertahan di tengah kondisi pasar fluktuatif.
Whitepaper
Setiap project token harus punya whitepaper, sebuah dokumen yang berisi fitur dan solusi yang ditawarkan sebuah barang atau jasa yang akan diluncurkan. Whitepaper sebuah project token harus bisa diakses oleh publik dan memuat informasi jelas seperti tujuan, teknologi, kegunaan token, dan rencana masa depan.
Waspada terhadap project token dengan whitepaper yang tidak memuat penjelasan lengkap. Membaca whitepaper adalah salah satu cara evaluasi project token yang bisa dilakukan siapa saja.
Roadmap
Roadmap suatu project crypto berisi rencana pengembangan dan milestone yang ingin dicapai project dalam jangka waktu yang jelas. Cara evaluasi project crypto ini memungkinkan investor untuk menilai apakah ambisi suatu project crypto realistis atau tidak.
Komunitas
Komunitas memegang peran besar dalam kesuksesan suatu project crypto. Komunitas yang kuat dan terlibat mendorong pertumbuhan suatu project. Selain itu, komunitas jadi tanda ketertarikan publik terhadap suatu project. Cari tahu apakah komunitas project crypto aktif di platform seperti Discord, Telegram, atau X.
Kegunaan
Pelajari kegunaan suatu token dalam project crypto. Apakah token tersebut hanya dipakai untuk spekulasi harga atau punya utilitas di dunia nyata?
Anda bisa melakukan riset lebih mendalam dengan mencari tahu project serupa yang menjadi saingan project tersebut. Apa yang membuat suatu project crypto lebih menonjol dibandingkan project lain yang serupa? Jika dulu sempat ada kompetitor dengan visi serupa, apa yang membuat project tersebut gulung tikar?
Anda bisa mencari tahu hal-hal ini sendiri, tetapi bisa juga bertanya langsung ke founder atau tim pengembang lewat media sosial atau forum komunitas. Tim yang transparan dan serius pasti akan bersedia menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis dari investor potensial.
Tokenomics dan Utilitas Project Crypto
Tokenomics dan utilitas sebuah token adalah beberapa faktor utama dalam menilai project crypto. Saat belajar cara evaluasi project crypto, perhatikan elemen-elemen berikut.
Suplai Total
Tokenomics menentukan suplai maksimum yang bisa dimiliki sebuah token. Misalnya, Bitcoin (BTC) punya suplai total sebanyak 21 juta koin. Setelah angka tersebut tercapai, tidak akan ada Bitcoin baru yang diproduksi. Namun, ada juga token dengan suplai tak terhingga, seperti Ether (ETH).
Mengapa suplai total ini penting? Suplai yang terbatas disertai adopsi yang terus naik membuat nilai sebuah token bertambah seiring waktu. Misalnya, persediaan Bitcoin yang terbatas membuat aset ini disebut “emas digital” karena kelangkaannya.
Baca Juga: Perbedaan Ethereum dan Bitcoin: Mana yang Lebih Baik untuk Investasi
Suplai Beredar
Selain suplai total, investor juga harus mengetahui suplai token yang sedang beredar. Dari sana, kita bisa menghitung valuasi pasar dari sebuah token dengan mengkalikan suplai beredar dengan harga token saat itu.
Distribusi Token
Distribusi berarti siapa saja yang memegang kepemilikan token dan berapa banyak aset yang mereka milik. Sebagian project crypto mendistribusikan token ke investor awal dan pemberi modal sebagai bentuk penggalangan dana. Sebagain lagi diberikan pada founder dan tim pengembang sebagai insentif.
Tokenomics yang baik harus menjelaskan distribusi token secara detail. Setelah token didistribusikan ke tim pengembang dan investor awal, berapa persen yang disebar ke komunitas? Perhatikan juga apakah token terdistribusi secara merata atau kebanyakan koin dikuasai oleh segelintir dompet besar.
Baca Juga: Tokenomics Adalah: Panduan Lengkap, Komponen, dan Contoh Nyata
Burning
Burning adalah proses memusnahkan crypto dengan cara mengirimkannya ke alamat wallet yang tidak bisa diakses kembali. Token crypto yang sudah dibakar akan dikeluarkan dari sirkulasi secara permanen. Burning bertujuan mengurangi suplai token yang sedang beredar untuk mengontrol harga dan mencegah inflasi.
Tiap project token punya rencana burning masing-masing. Ada yang melakukan burn pada periode tertentu, tetapi ada juga yang melakukannya secara acak. Project crypto dengan rencana burning yang jelas menunjukkan keseriusan dalam menjaga nilai token.
Vesting
Sebelum sebuah project crypto diluncurkan, kebanyakan project sudah dimodali oleh investor. Mereka kemudian mendapat imbalan berupa token.
Oleh karena itu, tokenomics juga melibatkan vesting, yaitu proses penguncian token yang dialokasikan untuk tim pengembang atau investor awal. Dengan begitu, token tidak langsung dijual dalam jumlah besar ketika project baru diluncurkan.
Mengecek periode vesting adalah cara evaluasi project crypto yang jarang diketahui investor pemula. Padahal, periode vesting sangat berdampak pada suplai token yang baru memasuki pasar.
Utilitas
Utilitas merujuk pada kegunaan nyata suatu token di dalam maupun di luar ekosistemnya. Dengan kata lain, utilitas menunjukkan apa saja yang bisa dilakukan pemilik token dengan token tersebut di luar aktivitas jual-beli.
Utiltas tiap token berbeda-beda, misalnya:
- Memfasilitasi Transaksi: BNB dipakai membayar biaya transaksi di jaringan Binance Smart Chain.
- Akses ke Layanan: BAT memberi reward bagi pengguna browser Brave setelah berinteraksi dengan platform atau melihat iklan.
- Mendorong Partisipasi Komunitas: DRX memberi reawrd bagi pengguna yang aktif di ekosistem melalui aplikasi DRX SportNet.
Baca Juga: Utility Token: Pengertian, Fungsi, dan Perannya di Dunia Kripto Modern
Kredibilitas Tim Project Crypto
Evaluasi project crypto bukan hanya soal token itu sendiri, tetapi juga tim di belakangnya. Bagaimana cara menilai project crypto dari segi tim pengembang? Perhatikan hal-hal berikuti.
Latar Belakang dan Kualifikasi
Gali latar belakang pendidikan dan profesional para anggota tim pengembang lewat LinkedIn, situs pribadi, blog, atau media sosial. Cari pengalaman dan pencapaian relevan yang menunjukkan pengetahuan dan keterampilan mereka di bidang blockchain, kriptografi, pengembangan software, bisnis, keuangan, marketing, dan bidang terkait lainnya.
Jika ada project crypto yang tidak memperlihatkan nama-nama anggota tim pengembang, atau profil anggota kosong dan tidak bisa dipastikan kebenarannya, sebaiknya Anda berhati-hati.
Rekam Jejak dan Reputasi
Pastikan semua anggota tim profesional, berintegritas, transparan, dan bisa dipercaya. Sambil menelusuri rekam jejak dan reputasi tim pengembang, coba menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.
- Apakah tim pernah sukses mengembangkan proyek atau usaha sebelumnya?
- Apakah tim konsisten memenuhi janji dan target yang ditetapkan?
- Apakah tim pernah terlibat dalam kontroversi atau skandal?
- Bagaimana cara tim menerima umpan balik dan kritik?
- Bagaimana cara tim berkomunikasi dengan stakeholder dan komunitas project?
Visi dan Strategi
Tujuan belajar cara evaluasi project crypto adalah agar kita bisa mengetahui project crypto mana yang sesuai dengan tujuan investasi kita. Maka dari itu, perhatikan visi dan strategi sebuah project, sebab ini mencerminkan tujuan yang ingin dicapai tim pengembang.
Visi yang kuat dan realistis adalah aspek penting dalam menilai project crypto. Hindari project “vaporwave” yang punya visi besar tetapi kecil kemungkinan terwujudnya.
Dalam riset mengenai visi dan strategi tim pengembang, cari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini.
- Apa masalah yang ingin dipecahkan oleh project crypto yang dibuat?
- Apa unique value proposition dan keunggulan dari project mereka?
- Apa rencana tim untuk mencapai tujuan?
- Apakah roadmap dan timeline project realistis?
- Bagaimana cara tim mengukur progres dan performa?
Roadmap dan Partner Project Crypto
Faktor penilaian project crypto yang terakhir berkaitan dengan rencana masa depan dan hubungan project crypto dengan partner dan investor yang mendukung dan memberinya modal.
Roadmap
Roadmap berisi rencana jangka panjang suatu project crypto. Roadmap sebuah project crypto harus bisa diakses publik, sehingga ini merupakan salah satu cara evaluasi project crypto yang mudah.
Saat menilai project crypto, pastikan roadmap berisi hal-hal berikut:
- Penjelasan Tujuan Project: Tujuan project harus bisa memenuhi prinsip SMART: spesifik, measurable (bisa diukur dengan metrik objektif), achieavable (bisa diwujudkan secara realistis), relevan dengan masalah yang ada, serta time-bound (punya jangka waktu).
- Linimasa: Linimasa atau timeline project harus berisi milestone dan tenggat waktu yang harus dipenuhi. Misalnya, kapan project akan diluncurkan, kapan token akan disebar ke komunitas, periode vesting, dan rencana burning.
- Penjelasan Sumber Daya: Roadmap harus bisa menjelaskan sumber daya manusia, teknologi, dan dana yang diperlukan untuk mencapai tiap milestone.
- Fleksibilitas: Crypto dan blockchain adalah industry yang selalu berubah, sehingga project crypto yang baik harus bisa beradaptasi dengan perubahan terhadap teknologi, peraturan pemerintah, atau cara orang memandang dan berinteraksi dengan blockchain.
- Strategi Manajemen Risiko: Roadmap project yang sukses harus mampu menjelaskan strategi project untuk memitigasi risiko di tengah ketidakpastian, seperti masalah teknis, perubahan regulasi, atau volatilitas pasar.
Partner dan Stakeholder
Langkahe evaluasi project crypto ini dipakai untuk menilai kemampuan sebuah project bekerja sama dan dapat dipercaya. Komunikasi yang terbuka dan transparan antara project dengan partnernya merupakan tanda tim yang percaya diri dan bisa diandalkan.
Ketika meriset partner sebuah project crypto, cobalah menjawab hal-hal berikut.
- Siapa saja pendukung, partner, investor, penasihat, dan influencer yang mendukung sebuah project crypto?
- Bagaimana reputasi partner dan teknologi pendukung project?
- Apakah influencer yang mempromosikan project benar-benar memahami crypto atau hanya dibayar karena punya nama besar?
- Bagaimana cara sebuah project crypto berinteraksi dan berkolaborasi dengan project atau organisasi lain di ekosistem crypto?
Kesimpulan
Project crypto baru muncul setiap hari, dan tidak semua project sama bagusnya. Namun, jangan khawatir, sebab cara evaluasi project crypto tidaklah sulit. Sebelum berinvestasi pada suatu project crypto, lakukan analisis mendalam terhadap tokenomics, tim pengembang, serta roadmap project. Dengan begini, Anda dilengkapi pengetahuan mendalam mengenai latar belakang, kondisi saat ini, dan visi masa depan suatu project.
Ingin melakukan analisis crypto secara lebih mendalam untuk menilai project crypto yang potensial? Pelajari cara melakukan analisis fundamental dan teknikal di artikel Cara Analisis Crypto untuk Pemula: Fundamental vs Teknikal.