Dalam penggunaannya, sebuah dApp (Decentralized Application) menerima data dari blockchain untuk memenuhi permintaan pengguna, seperti mengirim transaksi, mengakses data blok, atau mengevaluasi status blockchain.
Bagamana cara sebuah dApp terhubung dengan blockchain? Proses ini menggunakan Remote Procedure Call (RPC) node agar aplikasi bisa berinteraksi dengan blockchain.
Artikel ini akan membahas apa itu RPC node. Simak penjelasan mengenai RPC node untuk memahami bagaimana cara kerja RPC node!
Ringkasan Singkat:
- RPC (Remote Procedure Call) node adalah node blockchain yang memungkinkan dApp atau wallet berinteraksi dengan blockchain.
- Hampir semua aktivitas di blockchain (mengecek saldo wallet, mengirim transaksi, mengecek data smart contract difasilitasi, dan lain-lain) difasilitasi oleh RPC node.
- RPC node dikategorikan jadi RPC dengan endpoint publik dan privat.
Definisi RPC Node
Apa itu RPC?
Sebelum membahas apa itu RPC node, kita harus memahami pengertian RPC itu sendiri. RPC atau Remote Procedure Call adalah metode ilmu komputer yang memungkinkan sebuah program meminta layanan atau data dari program lain, bahkan jika program tersebut beroperasi di jaringan atau mesin lain.
Prinsip dasar RPC cukup sederhana. Seorang developer tidak perlu mengurus perbedaan jaringan yang rumit. Ia cukup memberi perintah, lalu mekanisme RPC mengirim perintah tersebut secara lintas jaringan dan membawa kembali hasilnya.
RPC bisa diibaratkan dengan memesan makanan di restoran. Pelanggan tidak pergi ke dapur dan memasak makanan sendiri. Pelanggan cukup memberi tahu pesanan ke pelayan, lalu pelayan menyampaikan pesanan ke dapur. Setelah makanan siap, pelayan akan menyajikannya ke meja pelanggan.
Dalam analogi ini, pelanggan adalah pihak aplikasi yang memberi perintah, pelayan berperan seperti mekanisme RPC, dan dapur adalah sistem atau server tempat permintaan dilaksanakan.
Apa itu RPC Node?
RPC node adalah node blockchain yang menyediakan interface bagi dApp untuk berinteraksi dengan jaringan. Node ini menerima permintaan dari dApp atau wallet, menyampaikannya ke blockchain, lalu mengirim kembali hasilnya.
Dalam konteks blockchain, RPC node berperan seperti penerjemah dan pengantar pesan.Permintaan manusia diterjemahkan jadi perintah yang dipahami jaringan, lalu mengembalikan hasilnya dalam format yang ramah bagi developer.
Tanpa RPC node, developer dan pengguna wallet atau dApp hampir tidak bisa berinteraksi dengan blockchain seperti Ethereum, Solana, dan lain-lain. Inilah mengapa RPC node sering disebut “layer API” bagi blockchain.






