Apa Itu Halving Bitcoin? Dampak, Sejarah, dan Prediksi untuk Investor

Published Date:January 7, 2026Read Time:3 menit
profile picture

DRX Admin

Apa Itu Halving Bitcoin? Dampak, Sejarah, dan Prediksi untuk Investor

Orang yang sudah lama berkecimpung di dunia crypto, khususnya Bitcoin, mungkin sudah familiar dengan istilah halving Bitcoin. Namun, bagi investor pemula dan orang awam, halving Bitcoin adalah konsep yang asing.

Apa itu halving Bitcoin? Artikel ini akan membahas definisi, sejarah, dan dampak halving Bitcoin. Ketahui juga apa yang membuat halving Bitcoin penting dan apa yang akan terjadi pada harga Bitcoin setelah halving.

Ringkasan Singkat:

  1. Halving Bitcoin adalah peristiwa memotong imbalan mining Bitcoin jadi setengah.
  2. Halving terjadi setiap empat tahun sekali. Selama ini, Bitcoin sudah mengalami halving empat kali.
  3. Halving mengurangi suplai Bitcoin baru dan meningkatkan kelangkaan.

Definisi Halving Bitcoin

Halving Bitcoin adalah peristiwa ketika imbalan mining Bitcoin dikurangi setengah. Ini terjadi setiap 210.000 blok yang ditambah ke blockchain Bitcoin, atau setara dengan empat tahun sekali.

Tujuan mengurangi suplai Bitcoin yang masuk ke pasar. Dengan begitu, kelangkaan Bitcoin meningkat, sehingga harganya naik pula.

Sejarah Halving Bitcoin

Sejak Bitcoin diluncurkan pada 2009, halving sudah terjadi empat kali.

  1. 2009: Bitcoin diluncurkan. Imbalan mining 1 blok adalah 50 BTC.
  2. 28 November 2012: Halving pertama. Imbalan menjadi 25 BTC.
  3. 9 Juli 2016: Halving kedua. Imbalan menjadi 12,5 BTC.
  4. 11 May 2020: Halving ketiga. Imbalan menjadi 6,25 BTC.
  5. 20 April 2024: Halving keempat. Imbalan menjadi 3,125 BTC.

Halving selanjutnya akan terjadi pada 2028, di mana imbalan mining akan dipotong menjadi 1,625 BTC.

Bitcoin bisa dibagi jadi unit terkecil yang disebut satoshi, yang setara dengan 0.00000001 BTC. Jika jadwal halving Bitcoin tetap sama, maka imbalan mining Bitcoin akan mencapai nilai ini pada 2136. Halving terakhir diperkirakan akan terjadi pada 2140. Ini berarti, Bitcoin masih bisa mengalami halving 29 kali lagi.

Dampak Halving Bitcoin

Selain memahami apa itu halving Bitcoin, investor harus memahami dampaknya. Proses halving Bitcoin berdampak pada ekosistem dan nilai pasar Bitcoin.

Dampak Halving Bitcoin terhadap Inflasi

Inflasi terjadi ketika sebuah mata uang punya daya beli yang menurun seiring berjalannya waktu. Bitcoin melawan inflasi dengan mengurangi imbalan mining dan mempertahankan kelangkaan. Dengan begitu, nilai Bitcoin akan terus naik karena persediaan koin yang terbatas.

Dampak Halving Bitcoin terhadap Permintaan BItcoin

Halving mengurangi jumlah Bitcoin baru yang dibuat, sehingga permintaan akan Bitcoin biasanya naik. Secara historis, harga Bitcoin umumnya naik setelah halving.

Dampak Halving Bitcoin bagi Investor

Dampak halving Bitcoin bagi investor cukup penting. Halving memang mengurangi persediaan koin baru, tetapi juga menjanjikan kenaikan nilai investasi.

Dampak Halving Bitcoin terhadap Mining

Meski harga Bitcoin terus berubah, aktivitas mining tetap mendapat untung. Ini dibuktikan oleh jumlah perusahaan mining yang masih beroperasi sampai sekarang.

Namun, halving Bitcoin mengurangi imbalan mining. Setiap kali terjadi halving, maka mining jadi kurang menguntungkan jika harga Bitcoin tetap sama atau turun.

Perusahaan mining besar harus meningkatkan kapasitas mining mereka dengan menambah fasilitas dan peralatan. Sementara miner kecil akan kekurangan kesempatan mining, atau mendapat imbalan yang jauh lebih sedikit.

Mengapa Halving Bitcoin Penting

Setelah memahami apa itu halving Bitcoin, saatnya mempelajari mengapa halving Bitcoin penting.

Membuat Bitcoin Lebih Langka

Sebagai aset digital yang disandingkan dengan emas, nilai Bitcoin terletak di mekanisme kelangkaannya. Halving Bitcoin adalah peristiwa penting untuk mengurangi inflasi dan meningkatkan kelangkaan. Halving “memaksa” kondisi kelangkaan sehingga Bitcoin punya value proposition sebagai penyimpan nilai (store of value).

Berpotensi Meningkatkan Harga

Secara historis, setelah halving, Bitcoin akan memasuki siklus bullish. Sentimen terhadap Bitcoin memang selalu bergonta-ganti, tetapi investor dan analis Bitcoin memandang halving sebagai pendorong kondisi bullish karena keterbatasan suplai.

Mendorong Strategi Mining Baru

Miner Bitcoin terus mengalami tantangan berupa imbalan yang lebih rendah dan biaya energi yang meningkat. Oleh karena itu, miner individu maupun korporat harus beradaptasi dengan strategi-strategi baru, misalnya diversifikasi lokasi mining di daerah dengan biaya energi rendah atau optimasi biaya melalui mesin yang lebih efisien dan tarif listrik yang lebih rendah.

Prediksi Setelah Halving Bitcoin

Setelah halving Bitcoin, analis dan investor memprediksi dan bahkan menantikan kenaikan harga. Terbukti, setelah halving keempat pada 2024 lalu, dominasi Bitcoin naik dari 64% menjadi 72%, sementara dominasi Ethereum dan Solana menurun.

Di halving 2028 mendatang, imbalan mining akan berkurang lebih banyak lagi. Dulu, miner mendapat penghasilan dari imbalan mining. Namun sekarang, miner diprediksi akan bergantung pada biaya transaksi sebagai sumber penghasilan utama.

Kesimpulan

Apa itu halving Bitcoin? Konsep ini bisa dijelaskan dengan mudah, yaitu peristiwa memotong 50% dari imbalan mining Bitcoin setiap empat tahun sekali. Halving mengurangi suplai koin baru dan meningkatkan kelangkaan Bitcoin.

Bagaimana cara kerja mining dan bagaimana cara memulai? Pelajari panduan mining lengkap di artikel Apa Itu Crypto Mining dan Bagaimana Dimulai: Panduan Lengkap.