ARK: Bitcoin, DeFi, dan Tokenisasi Aset Kuasai Pertumbuhan Crypto di 2026

Published Date:January 22, 2026Read Time:2 minutes
profile picture

DRX Admin

ARK: Bitcoin, DeFi, dan Tokenisasi Aset Kuasai Pertumbuhan Crypto di 2026

Bitcoin, aplikasi Decentralized Finance, dan tokenisasi aset nyata akan menguasai arah perkembangan crypto di 2026. Menurut para ahli, kejelasan regulasi pemerintah akan menentukan apakah inovasi-inovasi baru akan diadopsi secara umum atau tidak.

Perusahaan manajemen investasi ARK Invest baru saja merilis laporan Big Ideas 2026. Laporan ini memprediksi pasar aset digital bisa membludak sampai $28 triliun di 2030.

ARK percaya perkembangan ini akan dipimpin oleh tiga hal: Bitcoin, DeFi, dan tokenisasi aset.

Bitcoin

ARK percaya Bitcoin bisa mendominasi 70% dari pasar aset digital, dengan peningkatan 63% dalam 5 tahun ke depan. Dengan asumsi ini, Bitcoin akan mencapai kapitalisasi pasar $16 triliun di 2030.

Saat ini pun, Bitcoin sedang berkembang sebagai kelas aset institusional baru. Kini, perusahaan publik dan ETF Amerika Serikat memegang 12% dari total persediaan Bitcoin, naik 8,7% dari 2025.

ARK juga melaporkan bahwa imbal hasil Bitcoin setelah disesuaikan dengan risiko (Rasio Sharpe) melampaui imbal hasil aset-aset crypto lain sepanjang 2025 kemarin.

Decentralized Finance

Aplikasi DeFi meraup pemasukan $3.8 miliar di 2025. Dipimpin oleh Hyperliquid, platform DeFi ini berhasil meraup $800 juta setahun hanya dengan kurang dari 15 karyawan.

Jika dibandingkan dengan platform fintech tradisional, ukuran aset di platform DeFi masih lebih sedikit. Namun, jarak antara keduanya makin mengecil. Ini menunjukkan bagaimana protokol DeFi seperti liquid staking dan platform pinjam-meminjam menarik perhatian institusional dan berkembang secara pesat.

Baca Juga: Decentralized Finance (DeFi): Pengertian & Cara Kerja

Tokenisasi Aset

Tokenisasi aset nyata adalah inovasi yang memindahkan triliunan dolar aset fisik ke ekosistem blockchain. Nilai pasar untuk tokenisasi aset nyata (real-world asset) naik 208% di tahun 2025, hingga mencapai $18.9 miliar.

Produk RWA yang paling besar saat ini adalah pasar uang Blackrock yang bernilai $1,7 miliar. Produk tokenisasi emas dari Tether (XAUT) mencapai nilai $1,8 miliar, sementara tokenisasi saham publik mendekati nilai $750 juta.

Baca Juga: Tokenisasi Aset Nyata Menggunakan Blockchain: Panduan Lengkap

Peran Regulasi

Laporan ARK menunjukkan bahwa Bitcoin, DeFi, dan tokenisasi aset semakin digunakan sebagai komponen penting di pasar modal global.

Namun, menurut founder platform edukasi blockchain Digital South Trust, Sudhakar Lakshmanaraja, masa depan crypto di 2026 akan lebih banyak dibentuk oleh regulasi, bukan inovasi.

“Bitcoin mungkin mendominasi aset, tetapi DeFi dan pasar tokenisasi aset tidak akan berkembang hingga pemerintah menetapkan peraturan mengenai penyimpanan, kepatuhan, dan perlindungan investor,” jelasnya pada Decrypt.

Saat ini, regulasi crypto masih abu-abu di berbagai negara. Bagaimana dengan di Indonesia? Pelajari regulasi crypto di Indonesia di artikel Aturan Pajak Crypto di Indonesia 2026: Tarif, Mekanisme, dan Kewajiban Investor.

Share

DiscordTelegramx-twitter
Bitcoin, DeFi, dan tokenisasi aset nyata akan menguasai perkembangan crypto di 2026.