4 Sinyal Risiko Ini Menandakan Bitcoin Sedang Tidak Baik-baik Saja

Published Date:January 23, 2026Read Time:2 menit
profile picture

DRX Admin

4 Sinyal Risiko Ini Menandakan Bitcoin Sedang Tidak Baik-baik Saja

Harga Bitcoin bergerak sideways dalam satu hari terakhir dan jatuh sekitar 6% dalam seminggu. Secara permukaan, Bitcoin tidak sedang mengalami perubahan dramatis. Namun, ada empat sinyal risiko yang saling bertaut.

Masing-masing sinyal ini tidak menandakan kekacauan di pasar. Namun, kemunculannya bersama-sama menandakan Bitcoin sedang kehilangan kepercayaan pasar di tingkat sensitif.

Pola Bearish dan Momentum Melemah

Di chart rentang 12 jam, Bitcoin sedang membentuk pola head and shoulders. Ini adalah pola yang membentuk titik high pertama sebagai shoulder, titik high tertinggi sebagai head, lalu titik high lebih rendah dari head sebagai shoulder. Pola ini terjadi karena tarik-menarik antara bullish dan bearish dan menandakan fase bearish akan segera terjadi.

Untuk Bitcoin, pola head and shoulders mencerminkan hilangnya momentum menanjak. Tiap percobaan rally berakhir lebih rendah dari rally sebelumnya, dengan neckline $86.430.

Pemegang Jangka Panjang Menjual dengan Cepat

Pemegang jangka panjang merujuk pada wallet yang sudah menyimpan Bitcoin selama lebih dari setahun. Pada 21 Januari lalu, para pemegang jangka panjang menjual sekitar 75.950 BTC. Sehari setelahnya, jumlah arus keluar mencapai 122.486 BTC.

Kenaikan 61% dalam sehari tidak didorong rasa takut. Saat ini, pemegang Bitcoin masih mengamankan profit. Namun, penjualan dilakukan secara sukarela karena turunnya kepercayaan akan harga Bitcoin yang akan naik dalam waktu dekat.

Demand ETF Bitcoin Melemah

Spot ETF Bitcoin mencatat sepekan terlemahnya sejak November 2025 kemarin. Sama seperti pemegang Bitcoin, pemain di pasar ETF pun kehilangan rasa percaya pada harga Bitcoin untuk saat ini.

Arus Masuk Spekulatif

Di saat ETF melemah, pembeli spekulatif mulai bermunculan. Kelompok wallet yang memegang Bitcoin selama seminggu sampai sebulan meningkat 22% dalam 2 minggu terakhir. Ini berarti, Bitcoin menukar pemegang jangka panjang dan ETF dengan trader jangka pendek yang tidak memberi dukungan tahan lama.

Kesimpulan

Ada empat sinyal yang menandakan rasa percaya terhadap Bitcoin sedang melemah: pola bearish, penjualan dari wallet jangka panjang, ETF yang melemah, serta arus masuk spekulatif.

Keempat sinyal ini tidak berbahaya jika berdiri sendiri-sendiri. Namun, ketika semuanya digabungkan, terbentuk aba-aba bearish bagi Bitcoin.

Meski begitu, tanda-tanda ini tidak boleh membuat investor panik. Sebelum membuat keputusan gegabah, selalu lakukan analisis token secara menyeluruh. Pelajari cara menganalisis Bitcoin di artikel Cara Analisis Crypto untuk Pemula: Fundamental vs Teknikal.

Share

DiscordTelegramx-twitter