Kenaikan 61% dalam sehari tidak didorong rasa takut. Saat ini, pemegang Bitcoin masih mengamankan profit. Namun, penjualan dilakukan secara sukarela karena turunnya kepercayaan akan harga Bitcoin yang akan naik dalam waktu dekat.
Demand ETF Bitcoin Melemah
Spot ETF Bitcoin mencatat sepekan terlemahnya sejak November 2025 kemarin. Sama seperti pemegang Bitcoin, pemain di pasar ETF pun kehilangan rasa percaya pada harga Bitcoin untuk saat ini.
Arus Masuk Spekulatif
Di saat ETF melemah, pembeli spekulatif mulai bermunculan. Kelompok wallet yang memegang Bitcoin selama seminggu sampai sebulan meningkat 22% dalam 2 minggu terakhir. Ini berarti, Bitcoin menukar pemegang jangka panjang dan ETF dengan trader jangka pendek yang tidak memberi dukungan tahan lama.
Kesimpulan
Ada empat sinyal yang menandakan rasa percaya terhadap Bitcoin sedang melemah: pola bearish, penjualan dari wallet jangka panjang, ETF yang melemah, serta arus masuk spekulatif.
Keempat sinyal ini tidak berbahaya jika berdiri sendiri-sendiri. Namun, ketika semuanya digabungkan, terbentuk aba-aba bearish bagi Bitcoin.
Meski begitu, tanda-tanda ini tidak boleh membuat investor panik. Sebelum membuat keputusan gegabah, selalu lakukan analisis token secara menyeluruh. Pelajari cara menganalisis Bitcoin di artikel Cara Analisis Crypto untuk Pemula: Fundamental vs Teknikal.