Performa Bitcoin Lebih Tinggi dari Emas dan Saham Sejak Perang AS-Iran

Published Date:March 12, 2026Read Time:1 menit
profile picture

DRX Admin

Performa Bitcoin Lebih Tinggi dari Emas dan Saham Sejak Perang AS-Iran

Sejak serangan Amerika Serikat dan israel atas Iran pada 28 Februari lalu, dunia perekonomian dan investasi mengalami guncangan. Harga-harga saham, logam mulia, hingga crypto terdampak. Namun, mengejutkannya, performa Bitcoin justru lebih naik dibandingkan aset yang dianggap lebih “aman” seperti emas dan saham.

Bitcoin, mata uang crypto pertama dan terbesar saat ini, naik 7% sejak perang dimulai pada akhir Februari lalu. Pada 10 Maret lalu, Bitcoin bahkan sempat menyentuh harga $71.000, menurut catatan CoinMarketCap. Sebagai perbandingan, Bitcoin merosot ke $63.000 pada 28 Februari, ketika serangan pertama mencapai Iran.

Di sisi lain, emas tetap stagnan sejak awal perang. Kitco mencatat harga emas saat ini sekitar $5.180, belum banyak berubah sejak 28 Februari pagi hari.

Sementara itu, S&P 500 berada di angka 6.775 menurut Yahoo Finance. Angka ini turun 1% sejak awal perang AS-Iran. S&P 500 adalah indeks pasar saham yang melacak performa 500 perusahaan teratas di bursa saham Amerika Serikat.

Kenaikan performa Bitcoin ini bisa terjadi berkat sifatnya yang bisa diperjualbelikan kapan saja, tidak terikat jadwal bank seperti saham tradisional. Ketika konflik dengan Iran bertambah pelik di akhir pekan, pasar crypto adalah satu-satunya pasar saham berisiko yang terbuka untuk trading global.

Altcoin lain juga mengalami peningkatan sejak awal perang Amerika Serikat dengan Iran. Ethereum naik 7% sejak 28 Februari dan mencapai $2.070, sementara Solana juga naik 7% dan sekarang duduk di harga $87.

Baca Juga: Apa itu Altcoin? Pengertian, Jenis, dan Potensi Investasi

Share

DiscordTelegramx-twitter