Koleksi Bored Ape Yacht Club (BAYC) mengalami kenaikan harga yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini menjadi indikasi bahwa pasar NFT kembali menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya.
Kenaikan ini mulai terjadi di tengah pulihnya minat trader terhadap aset kripto berisiko tinggi. Tidak hanya BAYC, token ApeCoin (APE) juga ikut menguat seiring meningkatnya volume perdagangan NFT dan memecoin di pasar.
CEO Yuga Labs, Michael Figge, menilai lonjakan tersebut bukan sekadar hype jangka pendek. Menurutnya, selama periode pasar bearish, harga NFT sempat turun terlalu dalam meskipun jumlah pemegang unik koleksi digital tersebut masih terus bertambah.
Dalam wawancara bersama CoinDesk, Figge mengatakan, “Kami melihat adanya peningkatan partisipasi komunitas meski harga mengalami tekanan dalam waktu lama,”
Momentum baru di pasar NFT juga muncul seiring meningkatnya aktivitas aset spekulatif lain seperti memecoin. Dalam beberapa pekan terakhir, traser mulai kembali mencari peluang pada aset berisiko tinggi setelah sektor decentralized finance (DeFi) mengalami tekanan akibat sejumlah kasus peretasan dan penurunan imbal hasil.
Selain BAYC, koleksi NFT besar lain seperti Pudgy Penguins juga mengalami kenaikan harga. Aktivitas pinjaman berbasis NFT hingga rumor peluncuran token oleh OpenSea turut memicu optimisme baru di pasar koleksi digital.
Meskipun demikian, pelaku industri menilai kebangkitan NFT kali ini kemungkinan tidak akan sepenuhnya menyerupai euforia tahun 2021. Namun, meningkatnya aktivitas perdagangan menunjukkan bahwa minat terhadap aset digital berbasis komunitas dan budaya internet masih belum benar-benar hilang.
