Muncul Tanda-Tanda Penurunan Harga, Tetapi Bitcoin Naik di Atas $70,000

Published Date:April 7, 2026Read Time:1min
profile picture

DRX Admin

Muncul Tanda-Tanda Penurunan Harga, Tetapi Bitcoin Naik di Atas $70,000


Bitcoin kembali meningkat hingga menembus angka $70,000 pada hari Senin, 6 April 2026. Dalam 24 jam, Bitcoin telah meningkat setidaknya 4%, sementara Ether, XRP, dan Solana juga mencatat kenaikan yang sama. Kenaikan ini terjadi di tengah suasana saham pasar Amerika yang sedang sedikit menguat walaupun masih ada ketegangan antara Amerika dan Iran.

Momen meningkatnya harga Bitcoin ini beriringan dengan munculnya banyak tanda mengenai kemungkinan penurunan harga yang berlawanan dengan tren pasar.

Adanya kontradiksi ini justru memberikan harapan bagi sektor kripto yang belakangan ini terpuruk akibat sentimen geopolitik.

Menurut CoinDesk, setidaknya ada tiga sinyal kontradiksi yang terjadi belakangan ini.


Pertama, mundurnya Jeff Park dari posisinya sebagai Chief Investment Officer di ProCap Financial (BRR). Mundurnya figur penting ini menjadi indikasi adanya krisis yang terjadi di dalam salah satu perusahaan yang ingin awalnya dibentuk karena ingin meniru kesuksesan strategi dari MicroStrategy oleh Michael Saylor dengan menjadikan saham perusahaan mereka menjadi alat bertaruh Bitcoin bagi para investor.

Kedua, seorang Bitcoin Analyst, Willy Woo, menyatakan bahwa nilai Bitcoin berpotensi stagnan selama 8 hingga 12 tahun kedepan. Namun, ramalan ini malah menimbulkan kecurigaan dari para investor berpengalaman bahwa harga Bitcoin justru akan segera naik.

Sinyal ketiga yaitu adanya penjualan sejumlah aset Bitcoin dari beberapa perusahaan besar dalam beberapa minggu terakhir. Contohnya adalah MARA Holdings, yang menjual lebih dari 15,000 tumpukan Bitcoin, dan Riot Platforms yang menjual seluruh produksi BTC pada bulan Maret sebanyak 3,778 koin. Selain itu ada juga beberapa perusahaan lain yang menjual aset BItcoin mereka belakangan ini.

Alasan penjualan aset Bitcoin ini pun beragam, tidak berfokus atau didasari oleh volatilitas nilai Bitcoin yang sempat terjadi. Perusahaan-perusahaan ini sedang berevolusi karena mereka merasa bahwa resikonya terlalu besar jika hanya mengandalkan nilai aset Bitcoin. Oleh karena itu, mereka mengambil keuntungan saat harga bitcoin sedang cukup tinggi untuk mendapatkan modal untuk mengembangkan bisnis.

Walaupun ada suatu harapan bahwa nilai Bitcoin akan segera naik dengan adanya teori sinyal kontradiksi, namun masih ada kemungkinan bahwa nilai Bitcoin akan kembali turun hingga ke harga terendahnya. Ditambah lagi dengan sentimen pasar terhadap konflik antara Amerika dan Iran yang membuat mereka menahan transaksi kripto dalam jumlah besar.





Share

DiscordTelegramx-twitter