Konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran masih berlanjut sejak Sabtu lalu. Setelah pasar crypto terpuruk di hari pertama serangan, kapitalisasi pasar aset digital ini justru naik di hari ketiga.
Dalam wawancara dengan CNN, Presiden AS Donald Trump memperingatkan serangan terhadap Iran akan memasuki fase yang lebih besar.
Peringatan “gelombang besar” dari Trump ini lagi-lagi mengguncang kondisi ekonomi. Tidak sampai satu jam kemudian, emas dan perak kehilangan $1,1 triliun kapitalisasi pasar gabungan. Bull Theory melaporkan emas jatuh 2,05% dengan arus keluar $750 miliar. Sementara perak mengalami penurunan lebih drastis, yaitu 7% atau sekitar $370 miliar.
Modal justru berpindah ke aset digital. Bitcoin menembus $69.000, naik 5% dalam waktu kurang dari satu jam. Ethereum juga meraih kembali titik $2.000, naik 5,8%. Secara keseluruhan, Bull Theory mencatat pasar crypto naik $100 miliar dalam 45 menit.
Performa logam mulia dan crypto yang bertolak belakang mengejutkan banyak investor dan analis. Sebab, kebanyakan orang berasumsi nilai emas akan lebih tinggi di tengah ketegangan geopolitik.
Namun kenyataannya, logam mulia mengalami tekanan jual yang tinggi, sementara crypto melonjak naik.
Dalam kurang dari seminggu, crypto menunjukkan volatilitas tinggi. BItcoin bahkan naik-turun ribuan dolar dalam hitungan hari. Sebagai trader, pelajari strategi memanfaatkan volatilitas di artikel Scalping Crypto Adalah: Strategi Trading Cepat untuk Raih Profit dari Volatilitas Pasar.
