Pada Kamis pagi, BTC diperdagangkan sekitar $77,794 dan sempat mengalami kenaikan 0,4% dalam 24 jam terakhir.pergerakan ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih relatif kuat dibandingkan aset kripto lain. Dalam sepekan, BTC tercatat naik sekitar 4% ketika beberapa altcoin justru melemah atau bergerak sideways.
Ethereum (ETH) turun 0,7% ke $2.344, XRP melemah 1,7% ke $1,42, Solana (SOL) turun 1,5% ke $85,83, dan BNB terkoreksi 0,6% ke $635. Kondisi ini menandakan bahwa reli pasar belum merata dan masih terpusat pada Bitcoin.
Salah satu sinyal penting datang dari funding rate yang tetap negatif selama sekitar 47 hari. Hal ini menunjukkan bahwa sentiment di pasar masih cenderung bearish dan belum ada kepercayaan kuat dari pelaku pasar untuk mendorong kenaikan yang lebih lanjut.
Di sisi lain, tekanan geopolitik semakin memperburuk sentimen. Blokade Angkatan Laut AS di dekat Iran, tertutupnya jalur perdagangan, serta meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut terus memicu ketidakpastian global. Kondisi ini juga dicerminkan oleh bertahannya harga minyak Brent yang hingga kini bertahan di atas $95 per barel.
Analis menilai, jika Bitcoin turun di bawah $76.000, maka level $79.388 berpotensi menjadi puncak sementara. Sebaliknya, untuk melanjutkan tren naik, pasar membutuhkan katalis baru seperti perbaikan sentimen global atau masuknya modal institusional.
Untuk saat ini, Bitcoin masih memimpin pasar, namun tanpa dukungan altcoin, reli ini terlihat rapuh dan berisiko kehilangan tenaga.
