Bitcoin Kembali Menyentuh Nilai Tertingginya Dalam Tiga Pekan Terakhir, Ini Penyebabnya

Published Date:April 14, 2026Read Time:1min
profile picture

DRX Admin

Bitcoin Kembali Menyentuh Nilai Tertingginya Dalam Tiga Pekan Terakhir, Ini Penyebabnya

Pada Selasa pagi, bullish kembali terjadi usai Bitcoin mengalami penurunan drastis. Pengumuman hasil negosiasi gencatan senjata dan upaya perdamaian konflik Iran-Amerika oleh Wakil Presiden Amerika Serikat, serta pernyataan gertakan dan ancaman militer yang dibuat oleh Presiden Trump merupakan penyebab dari merosotnya nilai Bitcoin.

Bitcoin menguat. Bagaimana dengan aset kripto lainnya?

Meskipun sempat turun cukup drastis, pada Selasa pagi harga Bitcoin terkoreksi menjadi $74,436. Menurut data dari CoinDesk, Ether (ETH), Solana (SOL) dan XRP (XRP) juga berada di zona hijau walaupun mencatat kenaikan yang lebih sedikit dari BTC.

Sejalan dengan melonjaknya Bitcoin, saham-saham terkait kripto juga melonjak lebih tinggi. Kenaikan ini dipimpin oleh Circle (CRCL) dengan kenaikan 11%, Gemini (GEMI) naik 9%, sementara MARA Holdings (MARA) dan Bullish (BLSH) naik sedikit di atas 8%. Pada saham tradisional, Nasdaq menguat 1,2%. Sebaliknya, kini harga minyak mentah WTI turun ke level $98 per barel usai menembus angka $105 pada hari Minggu.

Kali ini Bitcoin (BTC) kembali menguat dalam 24 jam. Apakah yang sebenarnya terjadi?

Lonjakan harga Bitcoin terjadi karena adanya pembelian BTS sebanyak 13.927 senilai $1 miliar oleh Michael Saylor’s Strategy (MSTR). Menariknya, pembelian ini tidak menggunakan common stock atau saham biasa. Saylor menerbitkan STRC Preferred Stock yang merupakan saham spesial yang karakternya mirip campuran antara saham dan obligasi. Pemegang saham tidak memiliki hak suara yang sama dengan pemegang saham reguler, tetapi mereka mendapatkan prioritas lebih tinggi untuk mendapatkan pembagian keuntungan. Michael Saylor’s Strategy menjanjikan bunga kepada para investor yang mau membeli saham preferensi STRC tersebut sebanyak 11,5%.

Aktivitas pada STRC ini memberikan sinyal kepada market bahwa akan ada kemungkinan pembelian dalam jumlah besar lagi. Pada hari Senin, volume perdagangan strc mencetak rekor sebesar $770 juta dengan harga saham yang nominalnya terus bertahan. Hal ini menunjukkan bahwa Strategy akan menerbitkan lebih banyak saham tambahan. Sehingga memungkinkan adanya pembelian Bitcoin berskala besar.

Share

DiscordTelegramx-twitter
Bitcoin rebound ke $74,436 nilai tertingginya dalam tiga pekan usai Strategy akumulasi STRC