Bitcoin Jatuh ke Bawah $90.000, Hapus Progres Rally 3 Minggu

Published Date:January 21, 2026Read Time:1 menit
profile picture

DRX Admin

Bitcoin Jatuh ke Bawah $90.000, Hapus Progres Rally 3 Minggu

Setelah menutup tahun 2025 dengan terombang-ambing di bawah harga $90.000, Bitcoin memasuki tahun 2026 dengan optimis. Namun, mata uang crypto terbesar ini mengalami penurunan 4% dalam 24 jam hari ini.

Untuk pertama kalinya sejak 9 Januari lalu, harga Bitcoin jatuh ke bawah $90,000. Seiringan dengan ini, volatilitas menguasai pasar utang, serta saham dan obligasi juga mengalami penurunan nilai.

Saat ini, CoinMarketCap mencatat Bitcoin diperjualbelikan di sekitar harga $89.100. Harganya kini sama dengan posisi Bitcoin di akhir 2025, yang berarti progres Bitcoin selama rally 3 minggu terakhir efektif terhapus.

Bitcoin menutup tahun 2025 di rentang harga $87.000–88.000 setelah jatuh 30% dari all-time high $126.000 pada Oktober 2025. “Santa rally” yang dinanti-nantikan di bulani Desember tidak terjadi akibat likuiditas rendah dan kurangnya katalis.

Sentimen pasar berubah drastis di awal 2026. Pada 14 Januari, Bureau of Labor Statistics Amerika Serikat merilis laporan inflasi yang menunjukkan harga-harga mulai stabil. Ini memicu harga Bitcoin meroket lebih dari 4% dalam 24 jam dan menembus harga $97.000.

Namun, gesekan geopolitik memicu harga Bitcoin merosot hari ini. Presiden AS Donald Trump mengancam keseimbangan hubungan AS-Eropa dengan ancaman penerapan tarif baru bagi negara-negara Eropa. Selain itu, Trump juga mengusulkan AS mengambil alih Greenland.

Ini mengguncang pasar global, sehingga bukan hanya Bitcoin yang terdampak. Altcoin lain mengalami penurunan yang lebih besar. Ether merosot lebih dari 7%, sementara Solana turun 5,3%.

Saham yang terkait dengan crypto pun melemah. Saham Coinbase Global Inc. jatuh 5,6%, dan Strategy Inc. jatuh nyaris 8%.

Setelah perbaikan perlahan selama tiga minggu, Bitcoin kembali ke kondisinya di akhir 2025. Bagi investor, pelajarannya sederhana: di pasar crypto, volatilitas adalah satu-satunya hal yang permanen.

Bahkan jika Bitcoin berhasil menembus $90.000 lagi, tidak ada jaminan harganya akan bertahan lama. Jadi, bagaimana strategi investasi yang tepat untuk menghadapi volatilitas? Pelajari di artikel Volatility Adalah: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya.

Share

DiscordTelegramx-twitter