Transaksi komersial Bitcoin pertama terjadi pada 22 Mei 2010, ketika developer Laszlo Hanyecz membeli dua pizza dari Papa John’s dengan 10.000 BTC. Pada saat itu, 1 Bitcoin setara dengan $41. Kini, dua pizza itu bernilai $739 juta.
Untuk mengenang sejarah ini, perusahaan kartu kredit ternama Mastercard menunjukkan bahwa proses transaksi menggunakan crypto telah menjadi semakin mudah.
Dalam video yang dibagikan melalui media sosial pada 16 Maret lalu, Ben Fox Rubin dan Sebastian Oddo dari Mastercard mengunjungi sebuah restoran pizza kecil untuk membeli pizza menggunakan mata uang crypto.
Bagi banyak bisnis, khususnya bisnis kecil, menerima pembayaran crypto kedengaran rumit. Namun, Mastercard menunjukkan bahwa prosesnya cukup mudah. Sebastian Oddo selaku Wakil Presiden Inovasi Marketing Digital Global di Mastercard menjelaskan bahwa pembayaran dilakukan menggunakan sebuah kartu crypto.
Kartu crypto atau crypto card terhubung dengan dompet digital, tetapi fungsinya sama seperti kartu pembayaran lain di kasir. Di belakang layar, aset digital yang mentenagai transaksi dikonversi menjadi mata uang fiat sebelum diterima penjual.
Ini berarti pihak penjual tidak perlu memusingkan cara kerja blockchain. Mereka cukup menerima pembayaran dalam bentuk yang sudah mereka kenal.
Crypto yang terdengar kompleks sebenarnya bisa dipakai dalam kegiatan jual-beli sehari-hari. Di masa depan, crypto tidak hanya akan populer sebagai aset investasi, tetapi juga alat pembayaran, sama seperti dompet digital dan kartu kredit.
Apakah crypto bisa dipakai untuk jual-beli di Indonesia? Pelajari regulasi crypto di Indonesia di artikel Regulasi Crypto di Indonesia 2026: Panduan Lengkap untuk Peneliti Token.
