5 Aplikasi Nyata Blockchain di Dunia Bisnis dan Pemerintahan

Published Date:December 4, 2025Read Time:6 menit
profile picture

DRX Admin

5 Aplikasi Nyata Blockchain di Dunia Bisnis dan Pemerintahan

Internet sudah memasuki generasi baru: Web3. Web3 menekankan desentralisasi dan biasanya menyimpan data di blockchain alih-alih sistem penyimpanan data sentral.

Apa itu blockchain? Blockchain adalah teknologi penyimpanan data digital dalam klaster atau blok yang saling bersambung hingga membentuk sebuah rantai (chain).

Salah satu keuntungan terbesar blockchain adalah sifat terdesentralisasi yang membuat penyimpanan data lebih aman dan transparan. Teknologi ini pun sudah diterapkan dalam berbagai industri, dari bisnis ke pemerintahan. Simak artikel berikut untuk mengetahui aplikasi blockchain di dunia nyata!

Aplikasi Blockchain di Dunia Finansial

Blockchain sudah umum digunakan di sektor keuangan, apalagi karena kripto adalah aset investasi yang populer akhr-akhir ini. Penggunaan blockchain di sektor ini membuat transaksi lebih cepat dan aman. Berikut beberapa platform finance yang sudah menggunakan teknologi blockchain.

Bitstamp

Bitstamp adalah platform bursa kripto tertua di dunia. Sejak diluncurkan tahun 2011, Bitstamp sudah menawarkan transaksi lebih dari 50 aset kripto.

Lewat aplikasi Bitstamp, pengguna bisa mengirim dan menerima kripto, mirip dengan fungsi dompet digital.

Algorand

Algorand adalah platform kripto berbasis blockchain dan prinsip proof-of-stake. Prinsip ini menyatakan bahwa seseorang cuma bisa melakukan mining dan validasi aset kripto berdasarkan jumlah aset yang mereka miliki.

Algorand menjadi jembatan antara keuangan tradisional dan terdesentralisasi lewat teknologi dan protokol terbaru. Transaksi di platform ini scalable, aman, dan transparan. Algorand juga punya mata uangnya sendiri, Algo.

eToro

eToro adalah aplikasi kripto top untuk trading aman lewat mobile tanpa harus khawatir dana akan dicuri. eToro mendukung lebih dari 50 aset kripto, termasuk Bitcoiin, Ethereum, dan berbagai altcoin.

Salah satu fitur top eToro adalah fitur meniru transaksi investor berpengalaman. Pengguna juga bisa menyetor dana ke portofolio kripto yang terdiversifikasi. Dana pengguna kemudian dikelola dan diinvestasikan oleh staff eToro.

Aplikasi Blockchain di Dunia Kesehatan dan Logistik

Teknologi blockchain sudah merambah ke sektor kesehatan dan logistik. Kemajuan ini sangat penting karena dua industri ini rawan mengalami manipulasi data dan pelanggaran kontrak.

Beberapa aplikasi kesehatan dan logistik sudah menggunakan blockchain untuk meningkatkan transparansi dan mencegah pelanggaran kontrak. Ini dia 3 di antaranya.

Nexus Mutual

Nexus Mutual adalah protokol asuransi terdesentralisasi yang ditenagai blockchain Ethereum. Nexus Mutual melindungi pengguna dari risiko smart contract.

Biasanya, produk asuransi dipegang oleh provider asuransi tradisional. Namun, Nexus Mutual menawarkan alternatif yang lebih transparan dan hemat biaya. Pengguna tidak perlu bergantung pada provider, melainkan mengumpulkan dana dan menanggung risiko bersama.

Etherisc

Etherisc adalah perusahaan asuransi parametrik berbasis blockchain. Produknya beragam, mulai dari asuransi jiwa, asuransi kesehatan, bahkan asuransi bencana alam.

Yang membedakan Etherisc dari platform lain adalah sifat open source dengan teknologi blockchain yang mengutamakan transparansi, harga lebih murah, dan proses lebih cepat.

Akiri

Akiri adalah network sekaligus protokol untuk menjaga transfer data pasien dengan lebih aman. Sistem Akiri sendiri tidak menyimpan data—ia cuma mengkonfigurasi layer data serta memverifikasi sumber dan tujuan data secara real-time.

Data medis yang rahasia sering diperjualbelikan oleh perusahaan mencurigakan. Dengan Akiri, data kesehatan bisa tetap aman dan cuma bisa diakses oleh pihak yang berkepentingan.

Aplikasi Blockchain di Dunia NFT dan Gaming

Blockchain marak digunakan di dunia gaming, terutama game yang menggunakan NFT. NFT atau non-fungible token adalah alat identifikasi digital yang unik. Fungsinya adalah sebagai bukti kepemilikan dan keaslian suatu aset digital. NFT umumnya disimpan di sebuah blockchain.

Di game tradisional, item dalam game dimiliki oleh developer. Namun, di game berbasis blockchain, pengguna bisa memegang kepemilikan atas aset digital mereka sendiri dengan bantuan NFT. Teknologi ini memperkenalkan model play-to-earn, di mana pemain bisa menukar item in-game menjadi aset kripto lain. Berarti, ada nilai nyata.

Ini dia beberapa game yang menggunakan teknologi NFT dan blockchain.

Axie Infinity

Dari developer Sky Mavis, Axie Infinity adalah pionir di dunia game berbasis blockchain. Sekilas, gameplay-nya cukup simpel. Pemain mengoleksi, membiakkan, dan bertarung dengan makhluk fantasi yang disebut Axie.

Namun, tiap Axie sebenarnya adalah NFT dengan karakteristik unik. Jadi, mereka adalah set digital unik yang bernilai dan bisa diperjualbelikan.

The Sandbox

The Sandbox adalah metaverse virtual di mana pemain bisa merancang, memiliki, dan memonetisasi pengalaman bermain mereka. Lewat game ini, pemain membeli tanah dan membangun berbagai gedung atau tempat wisata.

Platform ini punya token native sendiri, SAND, yang digunakan dalam transaksi dan governance. Hal ini menciptakan komunitas terdesentralisasi di lingkungan yang mendorong kreasi dan memberi imbalan atas kreativitas.

Gods Unchained

Gods Unchained adalah game trading card digital. Secara teknis, game ini free-to-play, tetapi menggunakan teknologi blockchain untuk memberi kepemilikan sah terhadap kartu-kartu dalam game.

Tiap kartu adalah NFT yang bisa diperjualbelikan di market sekunder. Game ini menggabungkan strategi dan koleksi kartu yang lengkap, sehingga cocok bagi pemain kompetitif maupun kolektor.

Aplikasi Blockchain di Transparansi Pemerintahan

Investor dan bisnis umumnya menerima teknologi baru dengan cepat, termasuk blockchain. Sebaliknya, institusi pemerintahan biasanya butuh waktu lebih lama untuk beradaptasi. Namun ternyata, blockchain sudah digunakan di beberapa platform pemerintahan untuk meningkatkan transparansi.

e-Estonia

Estonia menjadi negara pertama yang menggunakan blockchain di skala nasional. e-Estonia adalah platform yang menggunakan teknologi blockchain untuk melindungi data penting di sistem pemerintahan agar aman dari serangan internal maupun eksternal.

SIAp Jabar

Indonesia sudah mulai memperrtimbangkan teknologi blockchain di platform pemerintahan. Bahkan, beberapa aplikasi dari pemerintah provinsi Jawa Barat sudah menggunakan teknologi ini.

Salah satunya adalah SIAp Jabar, aplikasi yang mengelola data pegawai negeri sipil di Jawa Barat. Aplikasi ini menggunakan blockchain agar penyimpanan data lebih aman.

"Dengan blockchain, data yang tersimpan di aplikasi SIAp dapat lebih aman karena teknologi ini memastikan setiap data yang dicatat tidak dapat diubah tanpa persetujuan pihak-pihak yang berwenang," jelas Bey Machmudin, mantan Gubernur Jawa Barat (06/11/2024).

Masa Depan Blockchain

Teknologi blockchain akan terus dipakai di berbagai aspek kehidupan, sehingga orang-orang bisa memegang kendali lebih atas data mereka. Hal ini juga perlahan mengurangi kekuatan yang dipegang perusahaan tersentralisasi.

Tim blockchain IBM memprediksi lima tren blockchain yang akan muncul dalam waktu dekat.

Model governance pragmatis

Kita akan melihat model governance yang memungkinkan kelompok yang leibh besar dan beragam untuk membuat keputusan, memberi izin, dan mengelola pembayaran dengan lebih efisien.

Hasilnya, informasi dari berbagai sumber akan lebih terstandarisasi. Selain itu, data set baru yang lebih lengkap bisa dikumpulkan dengan lebih mudah.

Interkonektivitas

Interkonektivitas adalah kemampuan berbagai sistem, network, dan device untuk saling terhubung dan berkomunikasi dengan lancar.

Saat ini, rasanya mustahil bisa mencapai tingkat tertinggi interkonektivitas. Namun, dengan teknologi blockchain, organisasi percaya bahwa interkonektivitas dan interoperabilitas adalah kunci untuk menggabungkan jaringan blockchain dalam skala industri.

Integrasi teknologi dengan blockchain

Jika blockchain diintegrasikan dengan teknologi, kita bisa melakukan hal-hal yang dirasa mustahil. Data yang tersimpan di blockchain lebih terpercaya, sehingga algoritma lebih kuat dan cerdas.

Risiko data palsu berkurang

Mekanisme perlindungan data yang canggih sangat dibutuhkan saat ini. Oleh karena itu, solusi blockchain menggunakan tool validasi. Hal ini menghapus ketergantungan pada data entry yang dilakukan manusia yang rawan melakukan kesalahan.

Central Bank Digital Currencies (CBDCs)

Negara-negara Asia, Timur Tengah, dan Karibia mulai bereksperimen dengan CBDC. Selain itu, ketertarikan akan tokenisasi dan digitalisasi aset seperti saham juga akan meningkat.

FAQ

Apa blockchain punya risiko?

Ya, blockchain masih punya risiko keamanan. Sebagai teknologi yang cukup baru, blockchain tidak terlindungi hukum secara ketat. Jadi, scam dan manipulasi pasar masih bisa terjadi.

Apa blockchain rentan terhadap hacking?

Tidak, meretas blockchain hampir mustahil karena punya protokol open-source yang menekankan transparansi. Selain itu, karena sifat terdesentralisasi, jaringan blockchain disebar di berbagai komputer (node). Jadi, tidak ada satu titik kegagalan.

Kesimpulan

Blockchain sudah terintegrasi ke berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari industri yang lebih kentara seperti keuangan dan NFT sampai sektor yang jarang diketahui seperti kesehatan dan pemerintahan. Di masa depan, blockchain akan terus berkembang demi mencapai sistem manajemen data yang lebih aman.

Satu lagi industri yang sudah ditenagai blockchain adalah industri olahraga. DRX Token menggerakkan masa depan olahraga dengan Web3. Proyek ini berambisi menjadi jembatan antara teknologi blockchain dengan olahraga nyata. Kunjungi situs resmi DRX Token untuk belajar mengenai proyek inovatif ini.